Konsep Arsitektur Penghijauan

Sebuah konsep arsitektur yang berusaha meminimalisir dampak yang buruk terhadap lingkungan hidup maupun manusia serta membuahi hasil tempat tinggal yang lebih bsik dsn lebih sehat, yang dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber energi dan sumber daya alam secara optimal dan higienis.

Arsitektur Penghijauan mulai berkembang sejalan dengan kesadaran dari para jasa gambar rumah dan seluruh manusia akan keterbatasan alam dalam menyuplai bahan yang mulai sedikit. Alasan lain dipergunakan arsitektur hijau adalah untuk memaksimalkan potensi pembangunan di dunia khususnya Indonesia. Tetapi anda juga perlu tahu bahwa membangun tempat tinggal tidak harus dengan budget mahal, karena itu juga point penting bagi kita yang mengalami krisis.

Penggunaan bahan-bahan yang bisa didaur ulang juga mensuport konsep arsitektur penghijauan, sehingga penggunaan bahan-bahan dapat diminimalisirkan(hemat). Hijau' dapat diinterprestasikan sebagai sustainable(berkelanjutan), earthfriendly(ramah lingkungan, dan bangunan yang mempunyai penampilan yang sangat baik.

Suatu bangunan tempat tinggal belum dapat dianggap sebagai bangunan berkonsep Arsitektur hijau kalau saja bangunan tersebut tidak bersifat ramah lingkungan. Dengan artian tidak bersifat ramah terhadap lingkungan disini tidak hanya dalam perusakkan terhadap lingkungan hidup. Namun menyangkut masalah penggunaan energi. Maka dari itu bangunan berkonsep 'green architecture' memiliki sifat earthfriendly, energy serta hal-hal pendukung lainnya.
Prinsip-prinsip Green Archutecture :


  1. 1. Energy Saving ( Hemat Energi )  : Pengoperasian bangunan tempat tinggal wajib meminimalisirkan penggunaan bahan bakar atau energi listrik.
  2. Pay attention to the climatic conditions ( Memperhatikan Kondisi Iklim ) : Merancang bangunan harus sesuai dengan iklim yang berlaku di tempat tinggal kita, dan sumber energi yang tersedia.
  3. Minimizing new resources ( Meminimalkan sumber daya baru ) : Mengkonsep dengan memaksimalkan keperluan sumber daya alam yang baru, agar sumber daya tersebut tidak akan habis dan bisa dipergunakan di masa yang akan datang / penggunaan bahan-bahan yang tidak membahayakan lingkungan hidup.
  4. Tidak ada efek negatif bagi kesehatan manusia dan kenyamanan penghuni bangunan tempat tinggal tersebut ( Respect for Site).
  5. Respect for User : Dalam merancang bangunan wajib memperhatikan semua pengguna bangunan dan memenuhi semua keperluannya.
  6. Menetapkan seluruh prinsip - prinsip 'Green Architecture' secara keseluruhan.


Namun ketentuan di atas tidaklah baku artinya semua tidak harus dilaksanakan jika anda mempunyai perancangan dengan cara anda sendiri.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

 
nav ul{height:200px; width:18%;} nav ul{overflow:hidden; overflow-y:scroll;}