Ada beberapa point yang harus diperhatikan :
- Gunakannlah model susunan batu bata yang benar untuk standart pemasangan yang benar adalah 1/2 batu bata untuk nonstruktural dan 1 bata untuk bangunan yang struktural ini termasuk dalam standart peraturan bahan bangunan Indonesia NI3 dan Ni 10.
- Pilihlah struktur baja yang ringan namun juga harus berkualitas.
- Buatlah tembok yang tahan gempabumi, kebocoran, dan anti rayap. Dengan memilih tembok dengan struktur baja ringan dan berkualitas untuk solusi masalah ini. Dikarenakan selain bahannya ringan struktur jenis ini juga aman dari hewan rayap.
- Buat tembok dengan campuran beton yang benar. Campuran beton untuk tembok yang benar adalah 1 banding 2 dengan artian 1 bagian semen dan 2 bagian pasir.
- Jauhilah bagian retak pada tembok. Supaya tembok tidak mudah retak yaitu dengan cara yang cukup sederhana percikkan air terlebih dahulu ke tembok sebelum memplester dan mengecatnya.
- Bebaskan tembok dari serangan jamur. Cara mencegah jamur dengan mempergunakan cat khusus yang anti jamur dan lumut pada saat proses pengecatan tembok.
- Kuatkan tembok dengan kolom praktis, ring balok, dan sloof.
Demikian artikel dibuat untuk anda, semoga dapat membantu pengetahuan kita seputar pembangunan rumah. Coba kamu kunjungi juga pentingnya kelengkapan desain gambar kerja.